Bawaslu Kota Tegal Berikan Kuliah Penyelesaian Sengketa Pemilu di Universitas Pancasakti
|
TEGAL - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tegal memberikan kuliah pakar mengenai mekanisme penyelesaian sengketa proses Pemilu kepada mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pancasakti (UPS) Tegal pada Selasa (6/10/2026).
Kegiatan perkuliahan yang berlangsung mulai pukul 15.00 WIB ini menghadirkan Ketua Bawaslu sebagai praktisi yang memaparkan realitas penegakan hukum di lapangan. Dalam forum tersebut, para mahasiswa diajak untuk membedah dinamika sistem keadilan pemilu yang sering kali memiliki kompleksitas tinggi di luar teori hukum konvensional yang dipelajari di bangku kuliah.
Penyampaian materi ini dipandang sangat urgen untuk menyelaraskan pemahaman akademis dengan praktik nyata dalam penyelenggaraan pemilu. Fokus utama pembahasan mencakup mekanisme mitigasi pelanggaran serta prosedur formal dalam menangani sengketa proses, guna menjamin hak-hak peserta pemilu tetap terlindungi sesuai dengan koridor hukum yang berlaku di Indonesia.
Ketua Bawaslu Kota Tegal, Fauzan Hamid, S.T., menegaskan pentingnya kolaborasi antara penyelenggara dengan dunia pendidikan untuk memperkuat literasi hukum kepemiluan. "Perlunya pendalaman materi tentang hukum kepemiluan, tidak hanya sekadar teori di dalam kelas, untuk itu pada hari ini telah hadir dari Bawaslu Kota Tegal sebagai praktisi / penyelenggara pemilu yang akan sharing tentang realitas pemilu di lapangan, terkait dengan tema Pengantar Sistem Keadilan Pemilu," ujar Fauzan di hadapan para mahasiswa.
Lebih lanjut, Fauzan memaparkan materi komprehensif bertajuk ‘Konstruksi Hukum Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu di Indonesia’. Terdapat empat poin utama yang ditekankan, yakni pemilu dalam perspektif hukum ketatanegaraan, sistem keadilan pemilu (electoral justice system), tinjauan hukum administrasi negara dalam sengketa proses pemilu, serta prinsip-prinsip dasar yang terkandung dalam asas hukum acara penyelesaian sengketa proses pemilu.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Tegal berharap para mahasiswa Fakultas Hukum UPS dapat menjadi mitra strategis dalam mengawal demokrasi yang berintegritas. Langkah tindak lanjut ke depan akan diarahkan pada penguatan pengawasan partisipatif dari unsur akademisi untuk memastikan setiap tahapan pemilu berjalan transparan dan sesuai dengan regulasi yang ada
Penulis : Dedy Armadi
Editor : Nur Aliah Saparida