Lompat ke isi utama

Berita

Bakesbangpol dan Bawaslu Kota Tegal Perkuat Pendidikan Politik Pelajar SMK YPT Kota Tegal

Bakesbangpol dan Bawaslu Kota Tegal Perkuat Pendidikan Politik

Bakesbangpol dan Bawaslu Kota Tegal Perkuat Pendidikan Politik

TEGAL - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Tegal berkolaborasi dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan KPU Kota Tegal menggelar sosialisasi pendidikan politik bagi siswa SMK YPT Kota Tegal pada Rabu (26/8/2026) guna menyiapkan pemilih pemula yang cerdas menyongsong Pemilu yang akan datang.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Tegal resmi menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pendidikan politik yang ditujukan bagi pelajar di SMK YPT Kota Tegal. Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WIB ini menghadirkan sinergi lintas instansi untuk memberikan wawasan komprehensif mengenai tata kelola demokrasi di Indonesia. Hadir dalam acara tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Tegal Bapak Mohammad Afin, S.IP., M.Si., Anggota Bawaslu Kota Tegal, Anggota KPU Kota Tegal. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam mengawal kualitas demokrasi melalui penguatan literasi politik di lingkungan pendidikan formal.

Selama berlangsungnya acara, para siswa dari kelas X, XI, dan XII mengikuti rangkaian pemaparan materi yang dirancang untuk mengubah peran pemuda dari pasif menjadi aktif dalam kehidupan bernegara. Fokus utama aktivitas ini mencakup identifikasi hak konstitusional, pemahaman mekanisme pemungutan suara, hingga simulasi pengawasan partisipatif. Pihak penyelenggara, memastikan bahwa setiap sesi dialog berlangsung interaktif guna merangsang daya kritis siswa terhadap isu-isu nasional yang berkembang saat ini.

Urgensi dari sosialisasi ini terletak pada persiapan jangka panjang menuju Pemilu yang akan datang, di mana para pelajar saat ini akan menjadi pemilih pemula yang menentukan arah kepemimpinan nasional. Pendidikan politik sejak dini dianggap krusial untuk menumbuhkan sikap demokratis, toleran, dan bertanggung jawab, sehingga perbedaan pendapat dalam politik tidak lagi dipandang sebagai pemicu konflik, melainkan sebagai bagian dari dinamika negara hukum. Selain itu, kegiatan ini bertujuan membentengi generasi muda dari paparan berita bohong (hoaks) dan praktik politik uang yang berpotensi mencederai integritas proses demokrasi di masa mendatang.

Kepala SMK YPT Astrindo, Sultoni, S.Pd., M.Si, menyatakan apresiasi mendalam dan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan kepada anak didiknya. Beliau menekankan bahwa materi pendidikan politik ini merupakan pembelajaran berharga yang mungkin tidak didapatkan secara spesifik dalam kurikulum reguler sekolah. Sejalan dengan itu, Kepala Bakesbangpol Kota Tegal, Budi Saptaji, S.STP., M.Si, mengingatkan para siswa untuk menjadi pemilih yang cerdas dengan aktif mencari informasi dari sumber terpercaya. "Masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh para pemimpin terpilih, tetapi juga oleh partisipasi aktif dan karya nyata dari seluruh warga negaranya," tegas Budi. Ia berpesan agar generasi muda tetap berintegritas dan tidak mudah terprovokasi oleh ujaran kebencian di media sosial.

Bakesbangpol dan Bawaslu Kota Tegal Perkuat Pendidikan Politik

Melengkapi materi tersebut, Anggota Bawaslu Kota Tegal, Nur Aliah Saparida, S.E, memberikan penekanan tajam agar pemilih pemula tidak terjebak menjadi "pemilih coba-coba". Ia menegaskan bahwa pilihan harus didasarkan pada rekam jejak, visi-misi, dan integritas kandidat, bukan sekadar popularitas atau konten viral. Nur Aliah memperkenalkan prinsip CERDAS, yaitu Cek sumbernya, Evaluasi isinya, Riset informasi pembanding, Dibaca jangan langsung dipercaya, Amankan jejak digital, dan Saring sebelum sharing. "Setiap pemilih diharapkan memegang teguh lima prinsip integritas: tidak mudah percaya, tidak mudah terprovokasi, tidak menjual suara, tidak memaksakan pilihan, dan berani mengawasi," pungkasnya dalam paparan mengenai pengawasan partisipatif.

Sebagai langkah tindak lanjut, Bakesbangpol Kota Tegal berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan sosialisasi ini ke berbagai institusi pendidikan lainnya di wilayah Kota Tegal. Harapannya, melalui edukasi yang berkelanjutan, para pelajar dapat memastikan dirinya terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas demokrasi Indonesia. Dengan penguatan literasi ini, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya siap menggunakan hak pilihnya secara rasional, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang menolak segala bentuk pelanggaran pemilu demi kemajuan bangsa dan negara.

 

Penulis : Dedy Armadi
Editor : Nur Aliah Saparida