Bawaslu Kota Tegal Dorong Peran Perempuan sebagai Pilar Pendidikan Politik dalam Keluarga
|
Kota Tegal, 3 Juli 2026 – Bawaslu Kota Tegal terus memperkuat upaya pendidikan politik kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan partisipatif. Salah satunya diwujudkan melalui kehadiran Anggota Bawaslu Kota Tegal, Nur Aliah Saparida, sebagai narasumber dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) dengan tema "Perempuan sebagai Pilar Politik dalam Keluarga", Jumat (3/7/2026), di Hotel Grand Dian Guci.
Kegiatan yang diikuti sekitar 30 peserta dari berbagai organisasi perempuan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman mengenai pentingnya peran perempuan dalam membangun budaya demokrasi sejak lingkungan keluarga.
Dalam paparannya, Nur Aliah menyampaikan materi bertajuk "Perempuan, Keluarga, dan Demokrasi: Fondasi Pendidikan Politik Sejak Dini". Ia menjelaskan bahwa pendidikan politik tidak hanya berkaitan dengan pemilu atau partai politik, tetapi juga mencakup upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap hak dan kewajiban sebagai warga negara, menghargai keberagaman, serta berpartisipasi secara bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.
Menurutnya, perempuan memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi di lingkungan keluarga. Peran tersebut diwujudkan melalui pendidikan karakter, penguatan literasi informasi, serta pemberian teladan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, perempuan juga berperan dalam membangun literasi digital, mengenalkan hak dan kewajiban warga negara, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Pada kesempatan tersebut juga disampaikan perkembangan regulasi kepemiluan, termasuk Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 128/PUU-XXIV/2026 yang berkaitan dengan afirmasi keterwakilan perempuan dalam pemilu. Penyampaian materi ini diharapkan dapat menambah wawasan peserta mengenai dinamika hukum kepemiluan sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya partisipasi perempuan dalam proses demokrasi.
Melalui kegiatan pendidikan pengawas partisipatif ini, Bawaslu Kota Tegal berharap organisasi perempuan dapat menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan nilai-nilai demokrasi, meningkatkan literasi politik masyarakat, serta mendorong partisipasi aktif dalam pengawasan pemilu yang partisipatif, sehingga tercipta penyelenggaraan pemilu yang demokratis, berintegritas, dan berkeadilan.
Penulis : Zahra Diva Nurgani
Editor : Nur Aliah Saparida