Bawaslu Provinsi Jawa Tengah Gelar “Selasa Menyapa”, Tingkatkan Kapasitas Penyusunan Kajian Hukum dan Telaah Staf
|
Kota Tegal, 14 April 2026 – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah kembali menggelar program Selasa Menyapa pada Selasa, 14 April 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan Kapasitas Teknis Penyusunan Kajian Hukum dan Telaah Staf” dan diikuti oleh jajaran Bawaslu kabupaten/kota se-Jawa Tengah secara daring.
Program ini menjadi wadah penguatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya di bidang hukum, dalam mendukung tugas pengawasan pemilu dan pemilihan. Dalam pemaparannya, narasumber dari Bawaslu Republik Indonesia menjelaskan bahwa kajian hukum memiliki peran strategis sebagai dasar dalam pemberian layanan advokasi hukum serta sebagai mitigasi risiko bagi jajaran pengawas pemilu.
Disampaikan bahwa penyusunan kajian hukum mengacu pada Peraturan Bawaslu Nomor 6 Tahun 2023, dengan struktur yang terdiri dari latar belakang, fakta hukum, analisis, serta kesimpulan dan rekomendasi. Kajian ini menjadi landasan bagi pimpinan dalam menentukan apakah suatu permohonan advokasi hukum dapat disetujui atau tidak.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai telaah staf sebagaimana diatur dalam Peraturan Bawaslu Nomor 13 Tahun 2020 tentang Tata Naskah Dinas. Telaah staf merupakan bentuk analisis singkat yang disusun oleh pejabat atau staf untuk memberikan rekomendasi atas suatu permasalahan, khususnya dalam mendukung pengambilan keputusan internal.
Dalam sesi materi, dijelaskan pula metode analisis hukum yang umum digunakan, yakni metode IRAC (Issue, Rule, Analysis, Conclusion). Metode ini membantu penyusunan analisis secara sistematis dengan mengaitkan fakta hukum dengan aturan yang berlaku, sehingga menghasilkan kesimpulan yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Diskusi interaktif turut mewarnai kegiatan, di mana peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait praktik penyusunan kajian hukum dan telaah staf di daerah. Salah satu poin penting yang mengemuka adalah pentingnya membedakan penggunaan kajian hukum dan telaah staf sesuai dengan peruntukannya, serta konsistensi dalam mengacu pada regulasi yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Provinsi Jawa Tengah berharap seluruh jajaran pengawas pemilu dapat meningkatkan kualitas analisis hukum, sehingga mampu menghasilkan rekomendasi yang tajam, akurat, dan mendukung pengambilan keputusan kelembagaan secara profesional.
Program Selasa Menyapa diharapkan terus menjadi ruang pembelajaran bersama guna memperkuat kapasitas kelembagaan dalam menghadapi dinamika hukum kepemiluan yang semakin kompleks.
Penulis : Zahra Diva Nurgani
Editor : Nur Aliah Saparida