Wali Kota Tegal Lepas Estafet Tunas Kelapa 2026, Bawaslu Perkuat Peran Melalui Saka Adhyasta Pemilu
|
TEGAL - Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono, secara resmi melepas peserta Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Tegal tahun 2026 dalam upacara khidmat di Tegal, Senin (7/9), yang turut dihadiri jajaran Bawaslu Kota Tegal sebagai bagian dari Satuan Karya Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Tegal..
Upacara pelepasan yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB ini berlangsung meriah dengan partisipasi aktif dari jajaran Majelis Pimpinan Kwarcab Pramuka Kota Tegal serta Pimpinan Satuan Karya (Saka) se-Kota Tegal. Momentum pelepasan tersebut diwarnai dengan iring-iringan marching band yang megah dan barisan sepeda hias yang menambah semarak suasana kota. Kehadiran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tegal dalam kegiatan ini bukan sekadar tamu undangan, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan generasi muda melalui Saka Adhyasta yang berada di bawah naungan Kwarcab Kota Tegal.
Kegiatan Estafet Tunas Kelapa (ETK) di Kota Tegal merupakan tradisi tahunan Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah dalam menyambut peringatan Hari Pramuka yang pada tahun 2026 ini memasuki usia ke-65. Selain sebagai ajang seremonial, ETK berfungsi sebagai instrumen penting untuk menginternalisasi nilai-nilai kepanduan kepada masyarakat luas. Urgensi kegiatan ini terletak pada penguatan karakter tunas muda agar memiliki integritas, disiplin, dan rasa cinta tanah air yang mendalam, sekaligus memperkokoh sinergi lintas sektoral antara Pemerintah Kota, aparat hukum, dan organisasi kepanduan.
Dalam sambutannya mewakili Gubernur Provinsi Jawa Tengah selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang, H. Dedy Yon Supriyono menekankan pentingnya inovasi anggota Pramuka di era modern. "Anggota Pramuka diharapkan mampu menciptakan terobosan baru dalam pengelolaan dan pemanfaatan bahan pangan lokal. Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan, kreativitas anggota, serta memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar," ujar Dedy Yon di hadapan ratusan peserta upacara. Beliau memandang bahwa Pramuka harus menjadi garda terdepan dalam menjawab tantangan ketahanan pangan nasional.
Lebih lanjut, Wali Kota Tegal menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi seluruh pihak yang terlibat sehingga rangkaian acara berjalan dengan tertib dan penuh antusiasme. Beliau menambahkan bahwa semangat Pramuka harus diaplikasikan dalam kehidupan sosial sebagai teladan yang baik. "Diharapkan semangat tunas kelapa dapat terus menjiwai setiap anggota Pramuka untuk senantiasa berkontribusi aktif, menjaga kebersamaan, dan menjadi teladan di tengah masyarakat. Apresiasi yang tinggi disampaikan atas terselenggaranya kegiatan Estafet Tunas Kelapa yang berjalan dengan tertib, khidmat, dan penuh antusiasme," ungkapnya dengan tegas.
Keterlibatan Bawaslu Kota Tegal dalam agenda ini mencerminkan komitmen lembaga pengawas pemilu dalam melakukan kaderisasi pengawasan partisipatif di kalangan pramuka penegak dan pandega. Dengan bergabungnya Bawaslu dalam kegiatan kepramukaan,melalui dibentuknya Saka Adhyasta Pemilu diharapkan muncul bibit-bibit muda yang tidak hanya cakap secara manajerial kepanduan, tetapi juga memiliki kesadaran hukum dan demokrasi yang tinggi untuk mendukung kemajuan bangsa ke depan.
Sebagai langkah tindak lanjut, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Tegal berencana memperluas kolaborasi dengan berbagai Satuan Karya untuk mengimplementasikan program-program kemandirian ekonomi berbasis pangan lokal sebagaimana ditekankan oleh Wali Kota. Dengan berakhirnya seremonial pelepasan ini, pasukan Estafet Tunas Kelapa akan melanjutkan perjalanan menuju titik serah terima berikutnya, membawa misi penguatan nilai-nilai Pancasila dan semangat gotong royong ke seluruh penjuru wilayah.
Penulis : Dedy Armadi
Editor : Nur Aliah Saparida