Bawaslu Kota Tegal Gelar Pertemuan Kedua Latihan Rutin Saka Adhyasta Pemilu, Bahas Krida Pencegahan
|
Kota Tegal, 19 Juni 2026 – Bawaslu Kota Tegal kembali menggelar pertemuan kedua Latihan Rutin Saka Adhyasta Pemilu pada Jumat (19/6/2026) di Kantor Bawaslu Kota Tegal. Kegiatan kali ini mengangkat tema Krida Pencegahan sebagai upaya membekali anggota Saka Adhyasta Pemilu dengan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan pelanggaran dalam penyelenggaraan pemilu.
Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut diikuti sekitar 20 peserta dari berbagai sekolah, di antaranya SMK Harapan Bersama, dan SMA NU Kota Tegal. Para peserta yang merupakan anggota Pramuka Penegak tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan.
Dalam sambutannya, Pimpinan Saka (Pinsaka) Saka Adhyasta Pemilu Kota Tegal, Nur Aliah Saparida, menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti latihan rutin. Ia menjelaskan bahwa pada pertemuan kedua ini peserta akan mendapatkan materi mengenai pencegahan sebagai salah satu krida penting dalam Saka Adhyasta Pemilu. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan kegiatan Pusat Pendidikan Pemilih (P2P) yang dapat diikuti bersamaan dengan aktivitas Saka Adhyasta Pemilu.
Pada sesi materi, peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep pencegahan dalam pemilu, yaitu upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya pelanggaran sebelum pelanggaran tersebut terjadi. Pencegahan dilakukan melalui sosialisasi, koordinasi, imbauan, serta pengawasan partisipatif guna mewujudkan proses demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas. Materi juga membahas hak dan kewajiban pemilih, bahaya politik uang, hoaks, serta ujaran kebencian yang kerap muncul dalam proses demokrasi.
Peserta juga diajak memahami dampak negatif politik uang terhadap kualitas demokrasi serta cara mengenali dan mencegah penyebaran informasi hoaks. Melalui pembelajaran ini, diharapkan anggota Saka Adhyasta Pemilu dapat menjadi pelopor pengawasan partisipatif dan agen edukasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Untuk meningkatkan pemahaman peserta, kegiatan ditutup dengan permainan edukatif bertema pencegahan yang dipandu oleh kakak pembina Krida Pencegahan. Suasana yang interaktif dan menyenangkan membuat peserta semakin memahami pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi dan mencegah berbagai bentuk pelanggaran pemilu sejak dini.
Penulis : Zahra Diva Nurgani
Editor : Nur Aliah Saparida